Seorang Nasrani bermaksud
memperolok – olokkan Imam Muhammad bin Ali bin Husain yang digelari orang
dengan panggilan “Al Baqir” (yang luas pengetahuannya). Orang Nasrani itu
berkata kepadanya: “Engkau adalah lembu
(baqar)”. Imam Al- Baqir menjawab
dengan penuh kelembutan: “Bukan, saya
adalah Al Baqir’.
Si Nasrani tak menghiraukan
jawabannya, dan selanjutnya ia berkata: ”Engkau
adalah anak seorang juru masak. Engkau adalah anak seorang wanita hitam yang
mulutnya berbau busuk”.
“Seandainya engkau benar, maka kudo’akan mudah – mudahan Allah
mengampunimu”.
Ternyata sikap pemaaf Imam dan
sifat sabarnya itu telah menimbulkan rasa kagum pada diri si Nasrani. Akhirnya
ia pun memeluk Islam.

Tidak ada komentar
Posting Komentar