Sahabat-sahabt Rasulullah terkenal sebagai
orang yang membela dan berkorban demi kejayaan Islam. Mereka adalah orang-orang
yang merealisasikan ajaran Islam dalam kehidupannya. Ketika Rasul mengajak
mereka berhijrah dengan cepat mereka sambut seruan itu tanpa banyak bertanya
mereka patuh dan taat atas seruan Rasulullah. Begitu pula halnya dengan ajakan berjihad, mereka sambut juga dengan
sukacita, karena mereka yakin akan memperoleh kebahagiaan sebagaimana yang
dijanjikan Allah.
Adalah Shuhaib sewaktu hendak berhijrah
dibuntuti orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy itu berkata: “Dahulu kamu
dating pada kami dalam keadaan miskin, lalu hidup di kalangan kami mendapat
harta seperti sekarang ini. Dan sekarang kamu tiba-tiba saja hendak meninggalkan
kami dengan membawa harta itu. Demi Allah kami tidak akan membiarkan itu
terjadi. “Shuhaib turun dari kudanya seraya berkata: “Wahai orang-orang Quraisy
kalian mengenal sebagai seorang yang paling pandai memanah. Demi Allah kalian
tidak akan dapat mnyentuhku, sampai anak panahku habis dibidik tepat ke arah
kalian, kemudian aku akan menebas kalian dengan pedang di tanganku ini.”
Kemudian Shuhaib melanjutkan: “Bagaimana jika aku meninggalkan semua hartaku
untuk kalian sebagai gantinya kalian membiarkan aku pergi”. Mereka pun menerima
tawaran Shuhaib itu.
Sesampainya Shuhaib di Madinah Rasulullah
bersabda: “Telah beruntung perniagaanmu hai Abu Yahya.”

Tidak ada komentar
Posting Komentar